Rabu, 29 Oktober 2014

Bila Di Lain Waktu

25 Oktober 2014
Bila di Lain Waktu
                Aku tahu kita belum pernah kenal, juga tidak pernah bertemu. Tapi aku ingin mengenalmu lebih jauh lagi, lebih serius lagi dari ini. Bukannya cinta harus diperjuangkan? Yaa.. itu harus, aku akan memperjuangkan cintaku, memperjuangkan semua yang dapat aku lakukan untukmu, dan bagiku yang terpenting adalah kita jangan pernah ada kebohongan.
            Jika dalam situasi ini kita berbohong, entah apa yang terjadi. Aku telah belajar dari masa lalu, dimana kebohonganku membuat sebuah kesedihan baginya, bahkan bagiku sendiri! Kekecewaan pada orang lain juga penyesalan seumur hidup bagiku! Sudahlah, bicara saja siapa kamu dan siapa aku, tak usah menutupi apapun karena dengan saling terbuka kita bahagia.
            Tak usah berpikir soal jarak tak usah berkata soal apa yang kita miliki, apa adanya saja aku sudah pasti menerima mu. Tapi satu keraguan berada di pikiran , apa kamu juga begitu? Terkadanng aku berpikir, apa yang telah kita yakini belum tentu orang lain yakin.

            Kamu sudah dewasa, kamu tahu antara yang benar dan salah, juga antara orang yang serius mencintaimu dan tidak. Bila di lain waktu kita bisa berbicara lebih lama dalam pertemuan tatap mata, aku hanya berharap kamu bisa membaca pikiranku dan hatiku. Bahwa obat penyembuh lukamu akan datang di waktu itu juga.. yaahh.. aku sangat berharap jodoh pasti bertemu, yang saling mencintai juga akan dipertemukan di lain waktu yang akan datang. Tuhan tahu rencananya membawa kebahagian bagi setiap umatnya, begitu juga dengan kita. Tuhan telah menyiapkan kebahagian bagi kita, tentu dengan caranya yang tak pernah kita tahu nantinya..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar